There is A Will

26 November 2009


I will be grateful for this day. For all of people who helped me to make 'a new' of me. For The Almighty One, Allah. Hanya pada-Mu Tuhan, tempatku berteduh dari semua kepalsuan dunia. Tuhan yang mengerti mengapa aku munafik.
Yaah.. Finally.. After waiting for 4 years (I don't know exactly, but I'm sure I wanted it for long time ago) I can wear this special things -for muslimah-

Butuh perjuangan untuk mencapai semua ini. Melewati daerah hutan yang sepi dan dingin, 4x memutar jalan yang sama hingga memasang muka tembok.
Justru disitu tantangannya. Bermodalkan motor, hape dengan pulsa kurang lebih 10rb dan uang sekitar 6rb yang tersisa di kantong, Aku mendapatkan pengalaman yang luar biasa.

Di sini Aku menyadari bahwa Aku memiliki kelebihan yang mungkin jarang dimiliki oleh wanita lain. I never thought that I’m so strong. Allah menyadarkanku, di balik kesulitan pasti ada kemudahan. Kemudahan lebih dari yang Aku bayangkan.
I just proud to be my self. To be SS, PC, M and #Supporter 59 (based on my psychologist test). When I am weak I realize that I was strong.


The most important thing in life is to stop saying “I wish” and start saying “I will.” Consider nothing impossible, then create possibilities as probabilities.

Read More..

14 November 2009

Harus berbuat apa lagi? Ini sudah cara yang paling nekat (walupun belum maksimal) yang pernah saya lakukan. Saya sudah menunda sekian lamanya, masa harus ditunda lagi?
Ini sudah kewajiban. Tidak ada yang mesti dipertontonkan lagi.
Alasannya aneh. Tidak sebanding dengan apa yang pernah saya lakukan selama ini.
Kecewa. Sangat kecewa. Jangan membandingkan saya dengan dia. Tujuan hidup kami berbeda. Tidak mungkin saya melakukan seluruh hal yang pernah dia lakukan. Cukup saya yang mengerti apa yang harus ditiru dan apa yang tidak cocok buat saya.
Mereka tidak mengerti. Hanya menuntut. Ketika saya menunjukkan penolakan, mereka menyalahkan seolah-olah saya selalu salah dan mereka selalu benar. Saya memang merepotkan mereka. Mereka tidak mengerti. Mereka tidak akan pernah merasakan apa yang saya rasakan saat ini. Kita hidup di jaman yang berbeda. Tentu beda apa yang pernah mereka lakukan dulu dengan apa yang saya lakukan sekarang,

Maaf, Tuhan. Bukannya saya tidak bersyukur dengan apa yang saya miliki saat ini. Tapi saya kecewa. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Apa saya mesti bersikap menghormati atau malah sebaliknya?
Cukup. Saya punya cara tersendiri. Jangan larang saya lagi.
Sudah cukup bersabar.

Read More..

Lost

30 October 2009

I can't believe it's over
I watched the whole thing fall
And I never saw the writing that was on the wall
If I'd only knew
The days were slipping past
That the good things never last
That I was crying


(Michael Buble-Lost)


Thanks to Femi, Kak Ratih, Kak Saga, Kak Kika, Kak Tiar, Ewin, Big boss, Madon, Andre, Ega, Ista, Hana, Zika, Sebaii, dll.
Kalian memang teman/senior/junior yang terbaik
Aku tidak cemburu ataupun iri. Tepatnya Aku kecewa. Kecewa. Kecewa.

Satu hal menarik yang aku dapatkan dari omongan ewin, Allah ga langsung memberikan apa yang kita mau. Tapi Allah memberikan jalan menuju apa yang kita inginkan itu.
Kata kak Saga, Laki-laki yang baik hanya untuk wanita yang baik-baik. Begitu juga sebaliknya. Sayangnya aku belum bisa menjadi wanita yang baik-baik
Bukankah hidup itu bagaikan roda? Kata kak saga lagi, ketika kita berada di atas, siap-siap untuk terjatuh. Ini saatnya aku terjatuh. Aku yakin Allah pasti adil. Dia akan memberikan hadiah spesial bagi orang-orang yang bersabar

Big Boss, terimakasih atas perhatiannya. kita mengalami hal yang sama. Tapi kamu lebih beruntung.
Madon, kita sama-sama tersakiti. Suatu saat kita pasti menemukan orang yang tepat.
Ista, sabar dek setidaknya orang itu masih menghargai kamu.
Ega, yakinlah. You'll find the better one
Ewin, kamu keren :D Kamu bisa tetap menyukai orang yang menurutku buruk

Zika, makasih celotehannya walaupun menusuk di hati. Kamu bisa mengubah pandanganku.
Femi, hati-hati Fem. Jangan sampe kayak aku.

And still, I love my brother. Dia panutanku. Panutan dalam segala hal. Dari hal terkecil hingga yang besar. Semoga nanti aku bisa mendapatkan orang yang seperti dia.

Ya Allah.
Semoga ini yang terbaik. Aku yakin ini teguran buatku. Engkau menuntunku untuk keluar dari hal yang tidak baik untukku walaupun dengan cara yang menyakitkan.
Ya Allah. Berilah kesabaran untukku. Aku tidak membutuhkan banyak orang. Aku hanya membutuhkan satu orang yang benar-benar segalanya.

Ya Allah. Engkau memang yang terbaik

Read More..

Miss Him

27 October 2009

Lagi kangen bos. Padahal sebelumnya kagak pernah begini. Mungkin karena terbawa emosi mimpi semalam. Sumpah, aneh banget mimpiku semalam. Ketakutan dan kekecewaan sekian tahun yang lalu berhasil terbongkar melalui mimpi ini dengan versi sedikit berbeda. Padahal aku sudah benar-benar melupakan hal itu dan memang saat ini hal itu tidak pernah terjadi lagi. Aku juga sudah mengikhlaskan keburukan orang itu.
Hebat sekali ya cara kerja mimpi.

Sepertinya ia merasakan hal yang sama. Tadi siang beliau menelpon hanya sekedar untuk mengatakan bahwa dirinya sedang bersantai di 'calon' kamarku nanti (amiiin). Di akhir percakapan seperti biasa beliau kembali menasihati. Ya aku tidak akan mengecewakan dia.

Kangen bos. Di saat down seperti ini biasanya bos memberikan nasihat mengenai jodoh. Ya itu cukup membantu dan sedikit membuatku ikhlas. Aku mengagumi segala hal yang ia miliki. Mulai dari konsep kesederhanaan, pola pikirnya yang kadang-kadang sulit aku mengerti, kesabarannya, cara ia mendidik 'keras' di awal, kesetiannya.

Jika boleh meminta, tentu aku berharap suatu saat aku bisa memiliki orang yang bertipe sama dengan beliau. Setidaknya mirip dengan kakakku. Sepenangkapanku mengenai statement dari bos dulu, kakak memiliki hal yang sama dengan beliau. Mereka sama-sama setia. Aku besar di atmosfer seperti ini. Semoga aku juga bisa seperti mereka.

Read More..